Rabu, 15 April 2020

Pro dan Kontra tugas b.indo


1.    Tayangan sinetron berpengaruh buruk terhadap anak-anak yang menontonnya.
Pro      : Sinetron memang membuat anak-anak yang menontonnya akan terkontamidasi sinetron tersebut, merusak pola pikir dan cenderung meniru apa yang ditayangkan dan mungkin kurang pantas dengan usianya contohnya seperti adegan kekerasan. Dan anak-anak juga dapat menghabiskan waktu untuk belajar .

Kontra : Tidak semua sinetron berpengaruh buruk jika tayangan mendidik maka berpengaruh positif bagi anak-anak. Mereka dapat mencontoh hal seperti adegan persahabatan, kepedulian antara sesama manusia.

2.    Penyebab utama banjir adalah berkurangnya lahan-lahan hijau.
Pro    : Pada saat hujan, lahan-lahan hijau dapat menyerap air ketanah sehingga air tidak tergenang atau meluap.  Jadi, banjir tidak akan terjadi bila tersedianya lahan hijau.

Kontra : Penyebab utama banjir bukan hanya karena berkurangnya lahan hijau bisa jadi juga diakibatkan oleh ulah manusia yang kurang peduli terhadap lingkungan seperti membuang sampah sembarangan. Banyak terjadi banjir tetapi sudah terdapat lahan terbuka hijau yang luas.

3.    Kurangnya pendidikan agama di rumah dan di sekolah menjadi penyebab utama penyalahgunaan narkoba pada remaja.
Pro     : Pendidikan agama yang kurang dalam diri anak menyebabkan anak sulit membedakan antara yang baik dilakukan atau tidak. Padahal narkoba itu sangat merugikan diri mereka seperti dapat menyebabkan kecanduan dan bahkan kematian.

Kontra : Tidak hanya itu saja yang menyebabkan penyalahgunaan narkoba bagi remaja tetapi banyak juga karena faktor lingkungan sekitar juga dapat memengaruhinya seperti diajak teman/sahabat. Karena anak remaja cenderung belum konsisten dalam mengambil keputusan

4.    Ketersediaan lapangan kerja menjadi dasar yang penting dalam menentukan jurusan saat kuliah di perguruan tinggi.
Pro   : Menentukan jurusan saat kuliah di perguruan tinggi dengan mempertimbangkan ketersediaan lapangan kerja. Untuk saja ini merupakan langkah yang penting, agar kita dapat langsung memasuki dunia kerja dengan cepat dan sesuai dengan bekal pengetahuan yang telah kita terima. Hal ini juga mengurangi penggangguran karena seleksi lapangan kerja yang membutuhkan tenaga-tenaga kerja yang sesuai dengan kualifikasi pendidikan yang telah diterima.

Kontra : Tidak itu hanya, menentukan jurusan saat kuliah harus disesuaikan dengan bakat serta kemampuan kita. Jika tidak sesuai bakat dan kemampuan maka kuliahnya akan berhenti ditengah jalan dan sia-sia menghabiskan waktu serta tenaga. Bagaimanapun juga setiap tahun pasti mengalami perubahan dalam ketersediaan lapangan kerja.

5.       Perilaku menyontek saat Ujian Nasional disebabkan para pelajar takut tidak lulus ujian.
Pro     : Hal itu karena para pelajar bisa jadi takut dimarahi orang tua atau karena kebanyakan soal UN harus dijawab dengan hafalan yang mungkin semua pelajar kurang dapat menghafalkannya dalam waktu cepat. Padahal, soal ujian menekankan kepada kemampuan mengingat.

Kontra : Perilaku menyontek saat UN disebabkan para pelajar takut tidak lulus ujian itu salah tetapi karena mereka tidak mau belajar sebelum ujian. Mereka hanya memberi alasan. Jika mereka ingin lulus, tentunya harus belajar dan banyak berdoa.

6.    Merokok menyebabkan kualitas anak bangsa menurun.
Pro          :  Merokok sangat berbahaya, tidak baik untuk kesehatan, dan tidak disukai banyak orang. Bahkan di kemasan rokok pun dituliskan bahaya merokok seperti kanker, impotensi, serangan jantung, gangguan kehamilan dan janin. Jadi apabila seorang warga Indonesia merupakan perokok berat, sudah pasti kualitas cara berpikirnya akan menurun, sebab merokok tidak baik untuk kesehatan. Dengan menurunnya cara berpikir orang tersebut, otomatis hasil kerja orang tersebut tidak akan maksimal, sehingga pada akhirnya dapat disimpulkan, bahwa semua perokok berat adalah anak bangsa dengan kualitas yang tidak maksimal.

Kontra  : Tidak dapat menyalahkan rokok dalam hal kualitas seseorang. Bakan seorang yang tidak pernah merokok-pun dapat memiliki IQ yang rendah, dan seorang perokok berat, bisa jadi adalah orang yang jenius. Itu semua tergantung dari ilmu yang ia serap dan kemampuan otaknya. Kesehatan memang dapat mempengaruhi kualitas hidup seseorang, namun tidak bisa disimpulkan bahwa perokok adalah manusia dengan kualitas rendahan.

7. Penggunaan bahasa asing dalam komunikasi sehari-hari menunjukkan kurangnya rasa nasionalisme seseorang.

Pro       :  Dalam Sumpah Pemuda ada satu bagian yang menyatakan bahwa kita semua sebagai bangsa Indonesia, telah mengakui berbahasa satu, bahasa Indonesia. Namun kini tampaknya amanat itu tidak terlalu dihormati seperti pada masanya. Kini banyak anak muda yang berkomunikasi dengan bahasa yang dicampur-campur, entah itu dicampur bahasa Jepang, Cina, Inggris, dan macam-macam lagi. Apalagi dengan banyaknya artis dari luar negri yang mengambil peruntungan di negara kita, hal ini justru membuat bahasa Indonesia tidak terlihat menantang lagi untuk dimanfaatkan. Contohnya artis Cinta-Laura yang sempat heboh, banyak warga Indonesia yang bercakap-cakap dengan selipan canda ala Inggris seperti yang biasa dipakai artis tersebut. Kini arti kalimat “berbahasa satu, bahasa Indonesia” tampaknya tidak begitu penting lagi, masyarakat terlihat tidak menghargai bahasanya sendiri, ini merupakan tanda dari menurunnya sikap nasionalisme bangsa kita.

Kontra    : Sangat tidak bisa diterima apabila penggunaan bahasa asing dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia dicap sebagai tanda menurunnya nasionalisme bangsa. Karena justru dengan mencoba berbahasa lain, banyak warga kita yang ditambah pengetahuannya, bertambah kosa katanya, dan itu jelas tidak akan menghilangkan rasa cinta orang tersebut terhadap negaranya yang asli. Sekarang coba dibayangkan apabila tidak ada rakyat Indonesia yang menggunakan bahasa asing dalam komunikasi sehari-hari demi membuktikan kalau mereka sangat cinta tanah air, maka rakyat kita akan dipandang bodoh oleh dunia, karena tidak ada satupun rakyatnya yang menguasai bahasa dari negara lain.

8. UAN tidak dijadikan tolak ukur kemampuan seorang siswa.
Pro   :  UAN tidak dapat dijadikan tolak ukur kemampuan seorang siswa, karena mungkin saja siswa itu memiliki kemampuan yang lain dari soal ujian yg diujikan diUAN seperti, berbakat dalam olah raga atau kesenian dan juga UAN mungkin membuat siswa/siswi yang menjalaninnya stress dan mungkin saja menjadi tidak fokus karena takut gagal dalam UAN.

Kontra :  UAN merupakan standar untuk menguji kemampuan siswa selama belajar di sekolah.

9.  Internet menyebabkan kreativitas anak bangsa menurun.
Pro      : Didalam internet terdapat situs-situs yang membahayakan pola pikir anak. Konten negatif internet seperti pornografi dapat merusak moral dan intelektual anak. Selain itu, kecanduan jejaring sosial dapat menghilangkan semangat belajar anak.
Kontra : Tidak semua konten di internet bersifat negatif. Internet dapat menambah ilmu pengetahuan jika dipergunakan dengan baik oleh anak. Internet dapat menjadi media mencari informasi, komunikasi,kemudahan bertransaksi, dan publikasi.

10. Pendidikan budaya lokal sebagai upaya pertahanan jati diri bangsa dalam era globalisasi.
Pro         : Sekarang ini sangat banyak pengaruh budaya asing yang masuk ke Indonesia karena globalisasi. Maka kita sebagai generasi penerus bangsa harus melestarikannya. Jika kita tidak mau mempelajarinya, lama-kelamaan pendidikan budaya lokal akan musnah oleh globalisasi.
Kontra : Bukan hanya dengan itu upaya pertahanan jati diri bangsa melainkan dengan dipromosikannya berbagai keanekaragaman budaya bangsa ke manca negara. Dengan memanfaatkan era globalisasi ini. Dan agar orang luar negeri lebih tertarik kepada bangsa Indonesia

Teks biografi dan mosi contoh


1. PENGERTIAN TEKS BIOGRAFI
Teks biografi adalah suatu bentuk teks yang berisi mengenai kisah atau cerita suatu tokoh dalam mengarungi kehidupannya, entah itu berupa kelebihan, masalah atau kekurangan yang ditulis oleh seseorang agar tokoh tersebut bisa menjadi teladan untuk orang banyak.


2. CIRI CIRI TEKS BIOGRAFI

§ Teks biografi harus memuat informasi berdasarkan fakta pada tokoh yang diceritakan dalam bentuk narasi
§ Memuat sebuah fakta pengalaman hidup suatu tokoh dalam memecahkan masalah-masalah sampai pada akhirnya sukses, sehingga patut menjadi teladan
§ Teks biografi memiliki struktur yang jelas.


3. JENIS-JENIS BIOGRAFI

- bERDASARKAN SISI PENULISNYA :

§  Autobiografi, Suatu riwayat hidup yang ditulis sendiri oleh tokoh tersebut.
§  Biografi, Suatu bentuk teks yang berisi mengenai kisah atau cerita suatu tokoh dalam mengarungi kehidupannya, entah itu berupa kelebihan, masalah atau kekurangan yang ditulis oleh orang lain.

-  BERDASARKAN IZIN PENULISAN :
§  Authorized biography, sebuah biografi yang penulisannya mendapatkan izin atau sepengetahuan tokoh yang akan di tulis cerita hidupnya.
§  Unauthorized biography, biografi yang penulisannya tanpa seizing dan sepengetahuan tokoh yang akan di tulis kisah hidupnya. Biasanya penulisan unauthorized biography terjadi karena tokoh tersebut telah wafat.

-  BERDASARKAN ISINYA :

a)      Biografi perjalanan hidup, berisi sebuah perjalanan hidup lengkap seorang tokoh atau diambil dari bagian-bagian yang dianggap mempunyai kesan.
b)       Biografi perjalanan karir, berisi sebuah perjalanan karir seorang tokoh mulai dari awal hingga karir yang dilakukan saat ini atau bisa juga perjalanan karir dalam mencapai sebuah kesuksesan tertentu.

-  BERDASARKAN PERSOALAN YANG DIBAHAS :

a.  Biografi politik, penulisan cerita hidup tokoh suatu negara dilihat dari sudut pandang politik. Biografi semacam ini mendapatkan bahan dari kumpulan berbagai riset. Akan tetapi, biografi politik biasanya tidak lepas atau sarat akan kepentingan penulis atau tokoh yang minta untuk ditulis.
b. Biografi intelektual, biografi ini hampir sama dengan biografi politik, persamaannya yaitu kumpulan bahannya yang didapatkan dari berbagai riset. Namun, penulisannya dituangkan dalam gaya bahasa ilmiah.
c.  Berdasarkan jurnalistik, sebuah biografi yang penulisannya didapatkan dari hasil wawancara dengan tokoh yang akan ditulis atau tokoh yang menjadi rujukan sebagai bahan pendukung cerita.

- BERDASARKAN PENERBIT :

a. Buku sendiri, sebuah biografi tokoh yang dijadikan buku oleh penerbit dengan biaya produksi mulai dari penulisan, percetakan dan pemasaran ditanggung sendiri. Penulisan biografi ini bertujuan untuk laku dijual dipasaran atau mendapatkan perhatian publik.
b. Buku subsidi, penulisan biografi tokoh yang biaya produksinya ditanggung oleh sponsor. Biasanya biografi seperti jika dilihat dari segi komersil tidak akan laku ataupun jika laku harga jualnya terlalu tinggi sehingga tidak terjangkau.

4. STRUKTUR TEKS BIOGRAFI

A. ORIENTASI

Tahap ini adalah bagian pengenalan suatu tokoh, berisi gambaran awal tentang tokoh tersebut di dalam teks biografi.

B. PERISTIWA DAN MASALAH

Tahap ini adalah bagian kejadian atau peristiwa yang dialami oleh tokoh. Berisi penjelasan suatu cerita baik itu berupa pemecahan masalah, proses berkarir, peristiwa menyenangkan, menegangkan, menyedihkan hingga mengesankan yang pernah dialami oleh tokoh hingga mengantarkannya meraih mimpi, cita-cita dan kesuksesan.

C. REORIENTASI

Tahap ini adalah bagian penutup. Berisi mengenai pandangan penulis kepada tokoh yang dikisahkan. Reorentasi ini bersifat opsional semata, jadi boleh ada maupun tidak ada.

5. UNSUR KEBAHASAAN TEKS BIOGRAFI

A. KATA HUBUNG

Kata hubung adalah kata yang berfungsi sebagai penyambung antara satu kata dengan kata yang lain dalam sebuah kalimat dan juga kata hubung antara satu kalimat dengan kalimat yang lain. Apabila kata hubung tersebut berfungsi sebagai penyambung kata dalam sebuah kalimat, kata hubung itu dinamakan konjungsi intrakalimat. Contoh : dan , tetapi, lalu, kemudian. Apabila kata hubung tersebut berfungsi menyambungkan antara satu kalimat dengan kalimat lain, kata hubung itu dinamakan konjungsi antarkalimat. Contoh : oleh karena itu, akan tetapi, meskipun demikian, tidak hanya itu.

B. RUJUKAN KATA

Rujukan kata yaitu kata yang merujuk pada kata lain yang sudah diungkapkan sebelumnya. Kata rujukan dikatagorikan menjadi beberapa bagian, antara lain :
§  Kata rujuk benda atau hal. Contoh : ini, itu, tersebut.
§  Kata rujuk tempat. Contoh : disini, disana, disitu.
§  Kata rujuk orang. Contoh : dia, ia, beliau, mereka.

C. PERISTIWA, WAKTU DAN TEMPAT

Dalam teks biografi, terdapat kata yang berfungsi menunjukkan peristiwa, waktu dan tempat yang dialami oleh tokoh.

D. KATA KERJA

Kata kerja atau verba adalah suatu kelompok kata yang menjelaskan sesuatu hal yang dilakukan oleh tokoh. Kata kerja dibagi menjadi dua, yakni berdasarkan bentuk dan berdasarkan jenis.
1. Kata kerja dasar
Kata kerja dasar adalah kata kerja yang masih dalam bentuk aslinya, yang berarti kata kerja ini belum mengalami pengimbuhan baik awalan, akhiran ataupun sisipan. Contoh : Adil, ambil, ajak
2. Kata kerja berimbuhan
Kata kerja berimbuhan merupakan kata kerja yang sudah mengalami penambahan, baik berupa awalan, akhiran, maupun sisipan.













TUGAS 3 : Contoh Teks Biografi

R.A Kartini

Raden Ajeng Kartini atau yang lebih dikenal dengan sebutan Ibu Kartini. Dia merupakan keturunan dari keluarga yang terpandang dan lahir pada tanggal 21 April 1879. Satu hal yang diwariskan oleh keluarganya adalah pendidikan.
Kartini pernah merasakan duduk dibangku sekolah dasar hingga ia tamat di sekolah dasar. Karakternya yang haus akan ilmu pengetahuan, membuatnya untuk terus melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Namun, ayahnya tidak memberikan izin kepada Kartini untuk dapat melanjutkan pendidikannya. Mengetahui sikap ayahnya, Kartini sangat sedih namun dia tidak bisa mengubah keputusan ayahnya.Kartini tidak boleh lagi keluar rumah sampai waktunya dia menikah atau istilahnya dipingit. Untuk menghilangkan rasa jenuhnya itu, Kartini menghabiskan waktunya untuk membaca buku ilmu pengetahuan yang ia miliki.
Hobinya yang suka membaca ini menjadi rutinitas harian Kartini. Bahkan, dia tidak segan untuk bertanya kepada ayahnya bila ada hal yang ia tidak mengerti atau kurang paham. Lambat laun, pengetahuan yang ia miliki semakin bertambah dan wawasannya pun menjadi lebih luas. Banyak karya dan pemikiran wanita Eropa yang ia kaguminya. Terlebih kebebasan mereka untuk bisa terus bersekolah.
Dia pun mulai bergerak untuk mengumpulkan teman-teman wanitanya untuk diajari baca dan menulis. Semakin hari, Kartini semakin disibukkan dengan aktivitas membaca dan mengajarnya.  Kartini juga mempunyai banyak teman di Belanda dan sering sekali berkomunikasi dengan mereka. Bahkan dia sempat memohon kepada Mr. J.H. Abendanon untuk dapat memberinya beasiswa untuk bersekolah di Belanda.
Belum sempat permohonan tersebut dikabulkan, dia sudah dinikahkan dengan Adipati Rembang yang bernama Raden Adipati Oyodiningrat. Berdasarkan data sejarah, R.A Kartini ikut dengan suaminya ke Rembang setelah mereka menikah. Walau begitu, cita-cita Kartini tidak padam begitu saja. Beruntung sekali ia memiliki suami yang sangat mendukung cita-citanya.
Berkat kegigihan serta dukungan oleh sang suami, Kartini mampu mendirikan sekolah wanita di berbagai daerah. Seperti di daerah Semarang, Surabaya, Yogyakarta, Madiun, Malang, Cirebon, dan daerah yang lainnya. Waktu itu, sekolah wanita dikenal dengan sebutan Sekolah Kartini.
Kartini adalah seorang wanita Jawa yang mempunyai pandangan melebihi zamannya pada saat itu. Meski dia sendiri terbelenggu oleh zaman yang mengikatnya dengan adat istiadat. Pada tanggal 17 September 1904, Kartini meninggal dunia pada usia 25 tahun, setelah melahirkan anak pertama dan satu-satunya.
Dia adalah salah satu wanita yang menjadi pelopor emansipasi wanita di tanah Jawa. Surat-surat korespondensinya dengan teman-temannya di Belanda kemudian dibukukan oleh Abendanon dengan judul “Door Duistemis Tot Licht” atau yang biasa kita kenal sebagai “Habis Gelap Terbitlah Terang”. 
Buku ini merupakan salah satu buku yang banyak menginspirasi wanita di Indonesia. Tidak hanya wanita pada zamannya, namun hingga pada saat ini. Sesuai dengan Keppres No.108 Tahun 1964, Kartini resmi diberi gelar menjadi seorang pahlawan nasional oleh pemerintah Indonesia. Keppres ini juga menetapkan tanggal 21 April sebagai Hari Kartini.
Namanya kini, diabadikan sebagai nama jalanan dibeberapa daerah di Indonesia. Tidak hanya di kota-kota di Indonesia saja, melainkan di kota-kota di Belanda. Seperti di kota Trecht, Venlo, Amsterdam, dan Harleem. Dan bahkan WR. Supratman membuatkan sebuah lagu untuk mengenang jasa-jasa yang sudah dilakukan oleh RA. Kartini. Lagunya berjudul “Ibu Kita Kartini”.


















Dewi Sartika
Dewi Sartika dilahirkan dari keluarga priyayi daerah Sunda, Nyi Raden Rajapermas dengan Raden Somanagara. Walaupun bertentangan dengan adat waktu itu, ayah ibunya bersih keras untuk menyekolahkan Dewi Sartika di sakola Belanda.
Setelah ayahnya wafat, Dewi Sartika di asuh oleh pamannya yang pada saat itu menjadi patih di Cicalengka. Oleh pamannya, ia mendapatkan pengetahuan mengenai kebudayaan Sunda. Sedangkan wawasan kebudayaan barat ia dabatkan dari seorang Nyonya Asisten Residen berkebangsaan Belanda.
Dari kecil, Dewi Sartika sudah menunjukkan bakat pendidikan dan kegigihan yang dimilikinya untuk dapat meraih kesuksesan. Sambil bermain di belakang gedung kepatihan, ia sering melakukan kegiatan-kegiatan yang pernah ia dapat di sakola.
Yaitu belajar membaca, belajar menulis, belajar bahasan Belanda, bersama anak-anak pembantu di Kepatihan. Papan bilik kandang kereta, arang, dan pecahan genting dijadikannnya sebagai media untuk mereka belajar bersama.
Waktu itu, Dewi Sartika baru berusia sekitar sepuluh tahun. Ketika Cicalengka digemparkan oleh kemampuan baca tulis dan beberapa kalimat yang diucapkan oleh anak-anak pembantu dengan menggunakan bahasa Belanda.
Hal itu membuat masyarakat menjadi heboh, karena pada saat itu belum ada anak-anak yang memiliki kemampuan untuk berbahasa Belanda.
Setelah beranjak Remaja, Dewi Sartika kembali lagi kepada ibunya di Bandung. Jiwanya yang telah tumbuh menjadi dewasa semakin membawanya untuk dapat mewujudkan cita-citanya.
Hal ini di dorong pula oleh pamannya, Bupati Martanagara, yang memang mempunyai keinginan yang sama dengan Dewi Sartika. Tetapi, meski keinginan yang sama dengan pamannya, tidak menjadikan cita-cita tersebut dapat terwujud dengan mudah. Karena pada saat itu terdapat adat yang mengekang kaum wanita. Hal itulah yang membuat pamannya mengalami kesulitan dan khawatir terhadap Dewi Sartika. Namun karena kegigihan dan perjuangannya, akhirnya Dewi Sartika bisa meyakinkan pamannya dan mendapatkan izin untuk mendirikan sekolah untuk perempuan.
Sejak tahun 1902, Dewi Sartika sudah dapat merintis pendidikan bagi kaum perempuan. Di sebuah ruangan kecil, tepatnya di belakang rumah ibunya di Bandung, Dewi Sartika mengajar di hadapan beberapa anggota keluarganya yang perempuan. Merendam memasak, membaca, menulis, jahit-menjahit menjadi materi pelajaran pada saat itu. 
Usai berkonsultasi dengan Bupati R.A Martanagara pada tanggal 16 Januari 1904, Dewi Sartika membuka sebuah Sakola Istri yang merupakan sekolah perempuan pertama se- Hindia Belanda. Tenaga pengajarnya ada 3 orang, yaitu Dewi Sartika sendiri dan dibantu oleh dua saudaranya, Nyi Poerwa dan Nyi. Oewid, Murid-muridnya pada saat itu terdiri dari 20 orang.
Setahun kemudian tepatnya pada tahun 1905, sekolahnya menambah kelas, sehingga kemudian pindah ke Jalan Ciguriang, Kebon Cau. Lokasi ini dibeli oleh Dewi Sartika dengan uang tabungannya sendiri. Serta bantuan dana dari Bupati Bandung. Lulusan pertama keluar pada tahun 1909, bahasa Sunda lebih memenuhi syarat kelengkapan sekolah formal.
Pada tahun-tahun berikutnya, dibeberapa wilayah di Pasundan bermunculan beberapa sakola Istri, terutama sekolah yang dikelola oleh perempuan-perempuan Sunda yang mempunyai cita-cita yang sama dengan Dewi Sartika.
Pada tahun 1912 sudah berdiri sembilan sakola Istri di kota-kota Kabupaten Se-Pasundan. Memasuki usia yang ke sepuluh, nama sekolah ini diganti menjadi Sakola Keutamaan Istri.
Kota-kota kabupaten wilayah Pasundan yang lainnya yang belum memiliki Sakola Keutamaan Istri hanya tinggal di tiga tempat. Semangat ini sampai menyebrang ke Bukit Tinggi, dimana Sakola Keutamaan Istri di dirikan oleh Encik Rama Saleh.
Pada bulan September 1929, Dewi Sartika mengadakan peringatan pendirian sekolahnya yang berusia 25 tahun itu, yang kemudian berganti nama lagi menjadi “Sakola Raden Dewi”. Atas jasa dalam bidang pendidikan, Dewi Sartika dianugrahi bintang jasa oleh Pemerintah Hindia Belanda.
Dewi Sartika meninggal pada tanggal 11 September 947 di Tasikmalaya dan dimakamkan di Cigagadon Desa Rahayu, Kecamatan Cineam. Tiga tahun kemudian dia dimakamkan kembali di kompleks pemakaman Bupati Bandung di Jalan Karang Anyar, Kabupaten Bandung.
Sudah sepantasnya kita sebagai generasi muda harus mengenang jasa Dewi Sartika. Semangat dan jasanya dalam memperjuangkan pendidikan untuk kaum wanita tidak sepantasnya kita lupakan begitu saja.



TUGAS 1 : Mosi
1.       Banyaknya penyalahgunaan fungsi trotoar di Indonesia.
2.       Dengan menaikan tarif pajak pada kendaraan pribadi, maka masyarakat dapat beralih ke kendaraan umum demi lancarnya arus lalu lintas di Indonesia.
3.       Masyarakat Indonesia harus meningkatkan kemampuannya dalam menghadapi MEA.
4.       Indonesia lebih dikenal sebagai negara pembantu di ASEAN.
5.       Kurangnya respon masyarakat terhadap pentingnya SDA (Sumber Daya Alam) bagi kehidupan mendatang.
6.       Penggunaan bahasa inggris oleh semua warganya dapat memajukan suatu negaranya.
7.       Kenaikan upah untuk buruh harusnya disetarakan dengan kualitas kerja mereka.
8.       Diberlakukannya jalan berbayar dapat mengatasi kemacetan di Indonesia.
9.       Semua warga Indonesia harus bisa berbahasa Inggris.
10.   Tenaga Kerja asing harus bisa berbahasa Indonesia.
11.   Penerapan Full-day school di seluruh Indonesia.
12.   Perubahan budaya dan arus globalisasi mengakibatkan beberapa budaya tersingkirkan.
13.   Munculnya ojek online dapat mengurangi kemacetan di Jakarta.
14.   Perubahan teknologi yang semakin modern menjadikan siswa malas berkreativitas.
15.   Sikap konsumtif sebagai akibat dari globalisasi saja.
16.   Penyemprotan nyamuk dapat mencemari udara.
17.   Pencemaran tanah disebabkan adanya penumpukan sampah anorganik.
18.   Penyebab utama pencemaran air adalah penggunaan detergen.
19.   Indonesia jangan tergantung dengan dollar AS.
20.   Pasar Bebas ASEAN menyebabkan banyak warga Indonesia makin kesulitan mencari pekerjaan.


Rangkuman isi cerita buku Quantum Life Transformation


            Buku berjudul “Quantum Life Transformation”adalah hasil karya penulis bernama Adi W. Gunawan. Buku tersebut diterbitkan pertama kali oleh PT. Gramedia Pustaka Utama yang diterbitkan pada Oktober 2009. Buku tersebut memiliki 332 halaman. No ISBN buku ini adalah 978-979-22-5031-2.
            Sukses atau gagal ditentukan oleh cara atau strategi yang pasti. Tidak ada yang kebetulan didunia ini. Semua kejadian yang kita alami, baik yang positif maupun yang negatif, merupakan hasil dari serangkaian benih sebab yang spesifik. Banyak orang tidak bisa berhasil karena tidak adanya pemahaman yang berhasil mereka temukan.
            Ada begitu banyak perspektif terhadap hidup dan bagaimana menjalani hidup ini. Jadi, jangan sampai lupa diri semasa hidup didunia, karena ini hanyalah saat bersinggah. Masih ada tujuan yang harus kita tempuh. Sebagian orang percaya akan kehidupan setelah hidup didunia ini, sementara sebagian yang lain tidak.
            Terlepas dari beragam pendapat dan argumentasi mengenai kehidupan, kenyataan yang jelas terbentang didepan kita adalah bagaimana kita bisa menikmati hidup ini dengan penuh kebahagiaan dan ketenangan batin. Itulah yang disebut sukses. Untuk itu pun, setiap orang memberikan definisi yang berbeda.
            Buku berjudul Quantum Life Transformation merupakan intisari materi pelatihan Quantum Life Transformation dan akumulasi pembelajaran Adi selama ini, termasuk berbagai update pengetahuan dan pengalaman melalui interaksi dengan ratusan klien dan ribuan alumni pelatihan yang telah memetik manfaat luar biasa dari pelatihan yang Adi selenggarakan. Dengan penjelasan yang sederhana tetapi rinci, pembaca akan dibimbing untuk menemukan harta karun yang tersembunyi dalam diri pembaca melalui buku ini.
Di buku Quantum Life Transformation, penulis sudah melengkapi pernyataan yang disertai kisah hidupnya atau kisah inspiratif yang dialaminya. Kisah-kisah seperti itulah yang dapat memotivasi serta menginspirasi pembaca untuk mencapai kesuksesan. Dengan dimulainya keyakinan yang  harus ditanam dalam diri bahwa setiap orang ditakdirkan untuk sukses. Beberapa kata-kata bijak dari orang-orang terkenal didunia juga disertakan.
            Buku ini juga menggunakan sampul buku hardcover dengan dikemas menarik dan sederhana. Pembaca dipastikan akan mendapat bonus CD dan DVD yang tercantum di sampul buku. Dari segi kebahasaan disajikan lugas, logis, dan mudah dipahami. Walaupun terdapat beberapa kata maupun kalimat yang menggunakan bahasa asing, yaitu bahasa Inggris.

Contoh dialog tugas bahasa indonesia


Puntung Rokok
Suatu ketika ada seorang laki – laki yang bernama Azam. Saat itu dia sedang pergi ke Singapura untuk berlibur. Nampaknya dia tidak tahu akan peraturan yang ada di negara Singapura itu. Dia sedang merokok sendirian sambil duduk di bangku taman. Karena rokoknya sudah mau habis, dia membuang putung rokoknya begitu saja dan terjatuh tepat di sisi kanan kakinya. Tanpa dia sangka ada seorang petugas yang memperhatikanya dan kemudian menegur Azam dengan suara yang sangat tegas. Akan tetapi dia mengelak jika putung rokok itu adalah miliknya. Petugas itu terbelalak kebingungan ketika melihat putung rokok itu diambil Azam dan dihisap lagi. Dengan merasa keheranan petugas itu kemudian pergi meninggalkan Azam.

Terlalu Bersemangat
Di suatu pagi yang cerah, terdapat seorang guru di sebuah kelas yang sedang menerangkan kepada murid-muridnya mengenai kurikulum 2013......
Guru                            : “Ya, anak-anak akan bapak jelaskan mengenai kurikulum 2013 saat ini,               jadi di kurikulum 2013 saat ini, kita diharuskan untuk lebih aktif dalam  pelajaran, contohnya kalian harus aktif bertanya.”
Murid A           : “Oh, jadi begitu ya, pak”
Guru                            : “Iya. Selain itu, sopan santun kalian juga bapak nilai, dari senyum                     kepada bapak ibu guru, memberi salam dan lain-lain.”
Murid A            : “Jadi, kalo kita bertemu bapak ibu guru kita harus senyum ya pak?”
Guru                  : “Iya, kan sudah bapak jelaskan tadi.”
Murid A     : “Pak, apakah buku yang digunakan di kurikulum 2013 berbeda dengan            KTSP?” (mulai tersenyum)
Guru                : “Ya tentu saja berbeda, kalian sudah disediakan buku di perpustakaan            oleh pemerintah, jadi kalian tidak usah membeli lagi.”
Murid A           : “Pak, mengapa saya belum mendapatkan bukunya?” (sambil                                                   tersenyum)
Guru                 : “Ya, karena kamu belum meminjamnya di perpustakaan”
Murid A   : “Oh begitu ya, pak. Apakah buku tulis disediakan dari pemerintah?”                 (sambil tersenyum)
Guru                : “Iya. Tentu saja tidak, kalian harus membeli buku tulis sendiri.”
Murid A    : “Buku tulis yang digunakan buku tulis yang besar atau yang kecil pak?”           (sambil tersenyum)
Guru     : “Ya terserah kamu saja. Kamu lebih suka memakai yang besar atau                                         yang kecil?”
Murid A  : “Oh, begitu. Pak apakah bulpoin yang digunakan boleh memakai                     bulpoin warna-warni.” (sambil tersenyum)
Guru                : “Ya terserah kamu saja.” (mulai kesal)
Murid A  : “Pak, apakah kerapian kita dalam memakai seragam juga dinilai?”                   (sambil tersenyum)
Guru               : “Ya tentu saja.” (kesal)
Murid A  : “Apakah menolong guru mendapatkan nilai tambahan pak?” (sambil                                       tersenyum)
Guru    : “Mengapa daritadi kamu bertanya terus dan sambil tersenyum?”                                             (kesal)
Murid A   : “Kan kata bapak kita harus aktif bertanya dan selalu tersenyum saat                 bertemu guru, jadi saya mulai mempraktikan dari sekarang pak.”                     (sambil tersenyum)
Guru                : “Tidak begitu juga” (kesal)

Tolong masukan alamat web ini sebagai referensi dan pembelajaran bersama :)